Sepeda Touring Rasa Roadbike

Hei .. yang punya sepeda bagus-bagus dengan spesifikasi yang wah .. tapi ga pernah dipakai turing,.. sini Saya pinjem. Saya pinjem buat Mei nanti ke Bali digowes... hehehehe... sorry becanda. Tapi bahasan artikel kali ini tentang sepeda turing, eh pas kebetulan ada status FB yang mirip-mirip kalimat pembuka artikel ini.

Setelah selesai dirakit, Dignity merah putih yang selanjutnya kita sebut dengan inisial eMPe ini belum pernah dibawa jauh-jauh. Tapi sudah mengalami beberapa kali perombakan. Yang paling radikal adalah ganti handlebar menjadi genre dropbar.


belum fullloading .. 

Dan .. baru kesampaian minggu ini digowes jarak lumayan jauh, sekitar 150 km pp, fullgowes, fullgembolan, dengan elevasi trek 1400 meter. Hmmm.. gimana ya rasanya. FYI : berat sepeda ini kosongnya 19.8 kg, dengan gembolan tenda, 2 pannier taksiran Saya sekitar 40 kg lebih.

Masih ada beberapa masalah teknis si eMPe ini, awalnya steam yang dipakai terlalu pendek dengan leher steam terlalu panjang sehingga jangkauan tangan ke brakelever terlalu jauh. sudah diganti dengan steam panjang berleher pendek. 


Hmmm.. kualitas steamnya kurang bagus, bautnya dol. Lumayan susah nyari partnya karena ukurannya yang panjang, 20 cm. Ditengah jalan kemarin sempat lari-lari. Lama-lama arah handlebar melenceng sedikit demi sedikit, tapi kemarin di bengkel TOTO sudah beres, diganti punya sepeda mini Polygon yang kebetulan panjangnya cukup.

Sepeda Logistik


Acara bikecamping ke Curug Bulao merupakan edisi perdana Cuter mengadakan bikecamping. Pesertanya hanya 6 orang, dan seperti biasanya sepeda Saya kebagian jadi urusan  logistik. Angkut-angkut tenda, dan tetek bengek lainnya.

Sepeda Touring Rasa Roadbike


Framenya masih hi-ten, dan spesifikasi lainnya juga sepeda touring, ban onroad 26x1.75, rack pannier depan belakang, plus ditambah tas handlebar. Sudah cukup mumpuni buat touring.

Hanya yang membedakan, si eMPe ini dipadukan stang dropbar yang seharusnya atau biasanya atau identik dengan sepeda roadbike. Banyak (termasuk Saya) akan terlalu bungkuk dan pegal di sekitaran tangan dan badan bagian atas.

Penyesuaian Setingan dan Hasilnya 


Yang disesuaikan pertama adalah ketinggian handlebar, steam aslinya terlalu menduduk. Diganti steam tinggi dengan leher pendek, hasilnya sudah nyaman untuk jarak jauh. Hanya secara penampilan jadi agak canggung. Steam dan handlebar ketinggian.

Posisi genggaman tangan juga sedikit kagok diawal-awalnya. Jika dihandlebar model flat posisi utamanya genggaman jari-jari menghadap kedepan. Dihandlebar dropbar posisi utamanya adalah jari-jari menghadap kedalam.

Awal-awal menyebabkan otot lengan atas diatas siku sedikit menjadi pegal. Tapi, itu hanya bersifat sementara sekarang sudah menyesuaikan dan nyaman.

Kegakokan berikutnya, masalah pengereman. Dropbar setnya model sepasang brakelever tanpa ekstension. Agak kaget diawalnya, nyari-nyari brakelever ketika mau ngerem, haghaghag ! Butuh penyesuian beberapa hari agar tangan reflek ketika mendadak tangan menarik rem.

Ini yang paling keren menurut Saya, thumb shifter. Sekali tarik untuk gear belakang bisa loncat langsung dari 1 ke 7, itu RD dan sproket masih model MTB .. belum diupgrade ke yang khusus model roadbike saja sudah berfungsi baik.

Kelebihan lainnya, sama seperti model handlebar multibar atau handlebar butterfly. Banyak pilihan pegangan yang akan memperingan beban tangan. Jika sudah pegal dengan satu posisi bisa ganti posisi untuk sekedar merefresh tangan tanpa harus berhenti istirahat.

Overall, udah siap diajak touring ke Bali si eMPe ini dengan handlebar dropbarnya. Hanya perlu perbaikan di RD yang sudah tua dan fork depan yang ulirnya sudah agak aus.

CU at Next tips...


#‎xpdc100curug #fullgowes‬ ‪#‎7persenwarass‬ ‪#‎federal‬ ‪#‎bike2camping‬ ‪#‎cuter‬

 ‪#‎picknikers‬ ‪#‎gowes4healthdotblogspotdotcom‬

" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! " 




6 komentar:

  1. Liat biasa juga "ngulik" nya si Om nih ... Selalu di update perjalanan si eMPe nih ya Bro.. Boat jadi panutan my Chubby Bito (Tabibitho)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ikuti terus om di blog ini.. sekarang lg selesain misi #trilogib2b .. jilid pertama sudah bekasi to bandung, jilid 2 bekasi to bali .. pertengahan mei .. live report dr sana nanti..

      Delete
  2. Pernah baca, katanya dropbar juga macam2 bentuknya. Kalau gak salah, bule2 penggemar touring full loaded biasa pake dropbar model randonneur. Aslinya pake shifter di ujung dropnya. Tapi banyak juga yang pake brifter modern.

    Boleh tau berapa biaya untuk mengubah handlebar-nya om? kalau dari handle bar biasa, arus nyiapin biaya ganti shifter juga kan soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sy dpt dropbar set seken dr temN .. sudah komplit.. brake lever dan timbahifter serta bartapenya 300rban .. tinggal pasang

      Delete
    2. Sy dpt dropbar set seken dr temN .. sudah komplit.. brake lever dan timbahifter serta bartapenya 300rban .. tinggal pasang

      Delete