Racun Baru itu Bernama Solo Trip

Sejak berpisah dari rombongan pickniker's dan Cuter di Parkiran Green Canyon, Cijulang, Pangandaran Saya melanjutkan perjalanan sendiri. Rute pulang ke Bekasi dari acara TDP#7 sambil mampir-mampir didestinasi yang lain yang akan ditemui disepanjang perjalanan nanti.

Berarti mulai Minggu siang sampai Rabu dini hari Saya sampai dirumah. Saya menempuh perjalanan hampir 400 km, sendirian. Solo Trip. Bukannya rasa takut malah Saya merasakannya sebagai nikmat.


Saat solo trip itu, bebas sebebas-bebasnya yang menghalangi cuma limit waktu dan kondisi dompet. Ritme kayuan sepeda juga bebas, tidak ada yang dikejar dan tidak ada yang ditinggal.

Saat istirahat juga bebas, bisa kapan aja dan dimana aja, mau cepat mau lama tidak ada yang ditunggu. 

Saat solo trip juga nyali dan mental benar-benar diuji dan harus siap. Meskipun dalam solo trip pertama Saya persiapannya masih mentah. coba, ban dalam aja ga bawa... untung ga bocor dijalanan.

Masih ada keputusan-keputusan konyol dan teledor yang mengacau. Misal, saat perhitungan rute antara Cipatujah ke Pameungpeuk yang 32 km. Saya pikir bisa selesai dalam 2 jam, karena ketidaktahuan bahwa ada tanjakan lawangangin, akhirnya kemalaman dijalan.

Atau saat lupa belok dari Cimahi harusnya belok kanan ke Padalarang di pos polisi (pertigaan) akhirnya kebablasan via Ciranjang, Jonggol  yang membuat waktu molor lebih dari 2 jam.

Okelah, wajar kalau nervous dan masih banyak salah disana-sini. Namanya juga kesalahan pertama. Yang jadi pertanyaan kapan mau "solo trip" lagi ?


CU at Next Artikel ...


#‎xpdc100curug #fullgowes‬ ‪#‎7persenwarass‬ ‪#‎federal‬ ‪#‎bike2camping‬ ‪#‎cuter‬
 ‪#‎picknikers‬ ‪#‎gowes4healthdotblogspotdotcom‬

" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! " 


1 komentar:

  1. sudah siap nih .. keliling indonesia bahkan dunia ...
    jangan keseringan gowes solo .. ntar dibilangin orang jomblo ... :D

    ReplyDelete