Tips Gowes di Jalan Raya, Safety First !

Jangan sok jago dah, secara sepeda itu makhluk paling lemah di jalan raya. Apalagi kalau gobar (gowes bareng) terus jalan dikuasai, berjejer sampai 2 - 3 baris ... ckckckck !


Memang sih, pengalaman selama gobar banyak pengguna kendaraan bermotor yang menunjukan empati dengan cara angkat jempol, menyemangati, bahkan kadang diajak ngobrol. Tapi jangan terus Kitanya jadi nglunjak, dengan bersepeda seenaknya apalagi dijalan sempit.

  • Tips pertama adalah tetap dalam 1 baris, tetap berada di lajur paling kiri. Sekitar 1 meter dikiri jalan, ambil lajur kanan hanya untuk menyalip untuk selanjutnya tetap merapat dikiri dan 1 baris. Terutama dijalan ramai yang sempit, yang hanya ada 2 jalur berlawanan. 
  • Tips kedua, Menyalakan lampu safety, berwarna merah berkedip untuk belakang dan putih depan. Pada saat malam hari atau pada saat hujan.
  • Tips ketiga, pasang safety flag yang akan memudahkan pengendara kendaraan bermotor menyadari keberadaan seorang pesepeda di jalan raya.
Karena bersepeda di jalan raya sama berbahayanya dengan bersepeda downhill. Cuma potensi bahayanya saja yang berbeda. Jika disepeda downhill ancaman bahayanya ada ditrek yang curam, bersepeda dijalan raya bahayanya ada pada kendaraan bermotor.

Yang perlu mendapat kewaspadaan ekstra adalah truk ditanjakan yang termehek-mehek, kontainer yang suka mepet, angkot yang suka belok mendadak.

Maka diperlukan kedisiplinan dan tetap konsentrasi, kadang memang sangat menggoda. Ditengah perjalanan yang panjang, bosen, ngantuk, enak memang ngobrol dengan teman disebelah sambil gowes, tapi berbahaya.

Lihat-lihat situasi, bolehlah tapi dijalanan sepi seperti di jalur Bojongmangu kemarin saat trip Curug Cigeuntis, jalanan lumayan sepi .. hanya sesekali aja mobil melintas.

Keep Safety, Safety First !


CU at Next Artikel ..



0 komentar:

Post a Comment