Cleat Efek

Bener ya kata om Kavia, "Cleat udah dirancang profesornya jadi pasti ada fungsinya". Dan juga kena racun cleat, alhasil meskipun sepatunya masih pinjaman Saya test mendaki Ciherang dengan sepeda pakai cleat.

Sebelumnya perlu diingatkan, kalau ruter jl. Sukamakmur - Ciherang itu dipenuhi tanjakan super ngeher level 9, pedes banget .. haghaghag !


Dan ternyata masih pedes banget seperti cerita gowes kemari diawal September kemarin. Diawal-awal tanjakan 4 km terakhir setelah pertigaan yang kiri ke Gunung Batu, masih terasa efek cleatnya.

Tapi kisah selanjutnya menjadi termehek-mehek akibat kehabisan nafas. Meskipun sebenarnya cuaca mendukung. Mendung dari semenjak berangkat dan siang harinya pas banget.

Pas di 4 km terakhir mulai turun gerimis rintik-rintik, dan kemudian disusul kabut yang menjadikan suhu menjadi lebih adem dan sebenarnya bersahabat, tidak terlalu menguras cairan tubuh karena terik matahari.

jam 12 siang, sejuk karena gerimis dan kabut
Tapi setidaknya Saya masih sanggup melampau rekor sebelumnya dari team Cuter. Rekor waktu tercepat sebelumnya dipegang om Nana, yang sampai di Ciherang jam 14.30.

Catatan waktu Saya sampai dititik yang sama adalah jam 14.19. Meskipun catatan rekor Cuter berhasil dipegang dengan selisih waktu yang signifikan atas nama om Wewe yang sampai dilokasi yang sama jam 13.00 teng.

CU at Next Trik ..

0 komentar:

Post a Comment