Curug Ke-9 : Curug Kawung - Magis & Eksotis

Kawung dalam kosakata bahasa di kampung Saya, adalah sebutan untuk daun jagung yang dikeringkan dan dipakai untuk linting rokok. Dulu saat kecil ada rokok jenis ini, rokok kawung. Mungkin sekarang sudah punah.

Tapi, Kawung yang ini adalah nama sebuah curug yang berada di desa Gunung Malang, Kecamatan Ciampea, Bogor. Masih dalam satu DAS (Daerah Aliran Sungai) dengan Curug Nangka. Terletak di kaki Gunung Salak.

sesekali narsis depan kamera dengan atribut cuter dan background curug kawung

Menurut cerita tukang kopi  yang Saya ajak ngobrol di lokasi, Curug Kawung pernah makan korban jiwa yang terseret air bah. Katanya sih...  mencapai 25 orang korbannya. 

Kelihatannya memang rawan, untuk mencapai lokasi mesti melewati jalur sungai dibawahnya. Menjadi sangat berbahaya jika turun hujan deras di hulu, bisa tiba-tiba terjadi air bah. Pengunjung yang berada di aliran airnya terseret, mungkin seperti itu historinya.

foto ini adalah curug daun, 1 undak dibawahnya.  Untuk mencapai curug kawung mesti melintasi tempat ini.

Beruntung Saya menyambangi lokasi ini diawal musim hujan, Jadi debit airnya sudah agak deras. Tidak seperti info dari teman yang menampilkan foto dilokasi yang sama dimusim kemarau, airnya kecil banget.

Nuansanya magis banget , didukung cuaca yang mendung dan dibatasi vegetasi hutan di lereng-lereng lembahnya yang terdiri dari pohon dan semak belukar yang masih perawan. Magisnya mungkin disugesti oleh cerita tukang kopi di bawah tadi.

Sedangkan nilai eksotisnya terpancar dari bebatuan hitam mengkilat hampir tak berlumut yang bertebaran disepanjang aliran air. Jika di Leuwi Hejo bebatuannya berwarna coklat pasta, di sini batu-batu berwarna hitam mengkilat karena basah oleh air.

tingginya sekitar 20 meter lebih

Saya perhatikan dari sejumlah curug yang pernah disambangi. curug yang tingginya lebih dari 15 meter mempunyai dinding curug atau tebing batu yang vertikal 90 derajat. Seperti tembok beton atau tebing batu yang dipahat.

Curug Kawung berciri seperti itu, dengan tebing batu yang nyaris vertikal ketinggiannya Kalau taksiran Saya lebih dari 20 meter. Dengan backgroung Gunung Salak yang menyembul di belakangnya jika dilihat dari aliran sungainya membuat kesan magis dan eksotis.


Di beberapa titik aliran sungainya terbentuk kolam-kolam alami dengan kedalaman sekitar 1 meter, pas banget buat berenang. Airnya bening banget bro, segar... tapi dinginnya ... bbbrrrrr.. ga kuat lama sudah menggigil kedinginan.

nyeduh kopi, mengusir dingin dan ganjel mata yg belum tidur lebih dari 24 jam ...

Setelah puas main air, kedinginan, dan foto-foto,  turun bergabung bareng om-om Cuter. Cocok nih, buka pannier ... nyalain kompor dan nyeduh kopi. Menghangatkan badan, pas buat ganjel mata yang udah ngantuk berat efek begadang NR, sedap betul !

Lebih seru kalo liat videonya ...!



" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "

6 komentar:

  1. Jeda sebulan mbuat kangen berat pingin ketemu orang2 ini. Even kali ini personil smkin bertambah, walo ada jg yg ga ikutan krn bentrok acara gowes jg (bukan arisan ya)
    Dn even ini jg, kondisi badan kurang bersahabat... klo bukan dgn cuter sy ga mgkn datang. Ditambah pulangnya dikasi hujan yg guede banget...yah emang bgmn lg..racun yg satu ini susah dilawan.
    Buat yg nemenin sy mensukseskan acara minggat ini; Kavia Anjani, Mukti Prayitno, Prasetyo Triwibowo, Tri Sulistyo, Jarod Corleone, DjaRot Ap, Rajab Rajab, Edis Battousai, Aria Satria Utama, Wewe Tmb, Dany Agt, Aprilavic Noct, Doods Koempol Nusantara. Kalian "biasa diluar"....

    ReplyDelete
  2. Gunung salak didominasi breksi vulkanik, batuannya relatif keras, lebih resisten dengan pelapukan :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ketebak ini .. om Aria pastinya.. jd inget pas ngobrol breksi .. haghaghag

      Delete
    2. Ninggalin jejak om,, hehehe,, asyiknya dapet,, science nya dapet,,

      Delete
  3. Jeda sebulan mbuat kangen berat pingin ketemu orang2 ini. Even kali ini personil smkin bertambah, walo ada jg yg ga ikutan krn bentrok acara gowes jg (bukan arisan ya)
    Dn even ini jg, kondisi badan kurang bersahabat... klo bukan dgn cuter sy ga mgkn datang. Ditambah pulangnya dikasi hujan yg guede banget...yah emang bgmn lg..racun yg satu ini susah dilawan.
    Buat yg nemenin sy mensukseskan acara minggat ini; Kavia Anjani, Mukti Prayitno, Prasetyo Triwibowo, Tri Sulistyo, Jarod Corleone, DjaRot Ap, Rajab Rajab, Edis Battousai, Aria Satria Utama, Wewe Tmb, Dany Agt, Aprilavic Noct, Doods Koempol Nusantara. Kalian "biasa diluar"....

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang ngangenin nih om cuter .. yg 7% waras .. haghaghag !

      Delete