Curug Ke-11 : Curug Cijalu

Cijalu adalah sebuah curug yang terletak di wilayah Kabupaten Subang, berbatasan dengan Purwakarta tepatnya di Desa Cipancar. Atau jika ditempuh dengan sepeda kemarin itu bersama Pickniker's Karawang berada 117 km dari Rumah Saya di Bekasi.

Sebuah rekor pencapaian terbaru, biasanya berburu curug di daerah Bogor masih kisaran 50-70 km. Yang ini lebih dari 100 km dan melewati 3 Kabupaten, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.


Acaranya adalah Bike Camping yang diadakan oleh Pickniker's Karawang, yang diadakan pada tanggal 14-15 November 2015. Saya datang sebagai tamu undangan. 

Perjalanannya fullgowes dimulai dari malam Sabtu, tgl 13 Nov Saya berangkat dari rumah jam 21.15 ditengah hujan deras untuk bergabung dengan om Desky dan om Agus Triono.

Start dari Pospol lampu merah Grandwisata, menyusuri kalimalang sampai di flyover Karawang Barat, bergabung dengan om Tantowi dan bermalam dirumahnya.


 Keesokan paginya, dari kediaman Om Tantowi di perumahaan Citr a Kebun Mas (CKM) Karawang bergabung juga om Aleq gowes dimulai jam 7. Melintas di Jl. Raya Pantura Karawang berbelok di Pasar Kosambi menuju jl. Curug arah Purwakarta.

Di Situ Buleud (Sitbul) bergabung Om Sunita, break di sini, seduh kopi dari tremos air panas yang dibawa om Tantowi. Sempat ditegur satpol PP dan diarahkan ke sudut Sibul yang tidak mengganggu aktifitas warga yang sedang joging.


Dari SitBul .. tempat Kami ngopi .. masih ada 35 km lagi sisa rute yang harus ditempuh untuk mencapai Curug Cijalu, tapi sisanya ini sudah mulai rolling dan menanjak. Menempuh Situ Wanayasa baru ada Curug Cijalu setelahnya.

Tiba di Situ Wanayasa sekitar jam 3 sore, mampir sebentar untuk isi perut dengan makanan khas Purwakarta, sate maranggi. Lanjut, 10 km lagi menjelang Curug Cijalu.

Huff, tinggal sisa 5 km lagi .. tanjakan-tanjakan yang bikin nangis sudah menanti. Dan benar saja, selepas gerbang tiket, setelah batas rumah penduduk terakhir, memasuki kebun teh.



Tanjakan-tanjakan ngehe mulai menyambut, huff .. untuk 1 tanjakan seperti biasa, membutuhkan break ditengah karena kehabisan nafas. ada 2 yang seperti itu, untuk tidak terlalu panjang tanjakannya.

Ada satu cerita yang ngeselin dan lucu, Menurut petugas loket teman kami, om Aleq dan om Didie berada didepan .. kok bisa? rupanya mereke mengambil rute pintas .. asem .. ! 


Selepas Pintu tiket Curug Cijalu, di 1,5 km-nya kami terpencar dan menyisakan om Desky di urutan paling belakang.

Tunggu-ditunggu sampai menjelang maghrib .. hari udah gelap dan hujan .. sampai Akang Suhe dan rombongan dari Bandung tiba di warung om Desky ga terlihat. Saya tanyakan ke Akang Suhe juga sudah tidak ada lagi Pesepeda lagi setelah Saya.

Akhirnya diputuskan lanjut, sudah melewati 500 meter tanjakan baru sadar kalau helm Saya tertinggal di warung tadi. Terpaksa turun lagi dan nanjak lagi, hadeh ...

Sekitar setengah tujuh, akhirnya Saya mencapai Camping Ground Curug Cijalu, dan menyusul om Desky bersama rombongan Akang Suhe, rupanya si om Desky tadi itu melipir ke mushola untuk sholat Ashar. Untung dah...


Agak pesimis, acara api unggun malam ini gagal .. hujan masih mengguyur .. setelah parkir sepeda, buka tenda .. Kami makan malam dengan menu yang disediakan panitia. Unik, makanannya digelar memanjang diatas daun pisang.

Kami duduk berjejer menyantap makan malam, jumlah makanan terlalu banyak buat kami habiskan.. akhirnya diundang orang-orang yang ada untuk menghabiskannya.

Untung menjelang jam 9, hujan berhenti dan bintang-bintang mulai menampakan diri. Acara dilanjutkan dengan api unggun, seduh minuman hangat sambil berbincang dengan teman, yang beberapa baru sekali berjumpa diacara ini.

Cijalu 1 dan Cijalu 2


Saya bangun sekitar jam 6 pagi, mata terasa masih sepet .. tidur yang kurang nyaman.. pas dipunggung Saya melintang akar pohon, jadi serba susah tidur semalam.

Sampai ada teriakan diluar tenda, saat Saya duduk dimulut tenda mengumpulkan sebagian nyawa yang masih tersesat dialam mimpi, haghaghag ..

"Ada SGB, nyusul !" Hah... bener ? Saya beranjak berdiri dan nengok kesamping .. nampak om Wewe menuntun sepeda masuk ke area kemping, gile .. jadi juga tuh .. ckckckck benar dah tinggal 5% waras.

Om Wewe bergabung bersama Kami setelah menempuh perjalanan  dengan NR bersama om Doods dan om Udin cah ilang. Sekitar jam 7 mereka sampai Cijalu.


Mandi, secara dari kemarin belom sempet mandi .. mandi kita di Curug. Kami meniti batu menuju curug .. dekat kok .. ga sampe 500 meter.

Cijalu terdiri dari 2 tingkat curug yang terpisah sekitar 100 meter. Cijalu 1 dibawah dan Cijalu 2 di atasnya.


Cijalu 1 mempunyai ciri khas, seperti susunan batu yang terpahat, lebih pendek dari Cijalu 2. Sedangkan Cijalu 2 adalah curug yang besar dan tinggi, tingginya 40-50 meter. 

Ternyata bukan cuma jarak, ukuran Curug Cijalu juga rekor terbaru. Curug tertinggi yang pernah Saya sambangi dengan sepeda. 




Capenya perjuangan gowes kemarin terbayar lunas oleh segarnya air curug, Saya mandi dibawah derasnya air terjun yang terpapar dari ketinggian 50 meter. Dan ga bisa bertahan lama, ... brrr.. dinginnya ... menggigil.

Setelah puas bermain air dan berfoto ria, kami turun ... mempersiapkan perjalanan pulang. Hobi memang irasional, tapi cape dan biaya yang dikeluarkan untuk ongkos perjalanan sebanding dengan rasa puas, puas akan sebuah pencapaian.

See you at Nexttrip



Curug Cijalu terletak di koordinat GPS Google Maps : -6.710112, 107.590131



" jika bermanfaat ... tinggalain jejak ya ..share, like, atau comment di Blog ini, Thanks ! "

0 komentar:

Post a Comment