Destinasi : Leuwi Li'euk, Kolam Mandinya Bidadari

Jika suatu saat Anda berencana liburan ke Leuwi Hejo, yang berada di Kecamatan Babakan Madang, Bogor. Sempatkan naik ke Leuwi Li'euk. Memang sih perlu sedikit cape mendaki bukit, dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari Leuwi Hejo.

hulunya, ga banyak orang yang mau mendaki sampai leuwi li'euk, sepi, serasa kolam punya pribadi ...

Leuwi Li'euk merupakan Sebuah kolam alami, terbentuk di antara rekahan batu-batu besar dikanan-kiri membentuk sebuah cekungan selebar sekitar 5 meter. Berdasar bebatuan dan pasir, airnya bening kehijau-hijauan. 

Jadi berimajinasi mungkin seperti ini tempat mandi para bidadari dari kayangan seperti cerita legenda Jaka Tarub itu, hehehhehehe ..!

Dari parkiran Leuwi Hejo, yang banyak berderet warung-warung, Anda ambil ke kanan mulai menapaki tangga-tangga tanah yang dipasak kayu yang dibeberapa bagian lumayan terjal. Tetap hati-hati dibeberapa titik juga menganga jurang tanpa pembatas jalan.

Ada sebuah pos tiket di bukit, Anda harus membayar 5000 rupiah ke petugas yang nampaknya masih dikelola swadaya oleh penduduk setempat. Setelah turunan curam Anda akan memasuki badan kali, dan menyusuri sampai leuwi Ce'pet.

menyusuri sungai demi berenang di kolam alami, Leuwi Li'euk

Untuk mencapai Leuwi Li'euk dari Leuwi Ce'pet, ada 2 pilihan jalan. Pertama adalah kembali naik ke bukit berputar nanti turun di Leuwi Li'euk. Dan yang kedua menyeberangi Leuwi Ce'pet, yang merupakan kolam alami juga dengan ketinggian air sekitar sedada orang dewasa.

sebagian rutenya harus menyusuri anak sungai, waspada air bah terutama saat musim hujan.

Sampai tulisan ini dibuat, semua masih alami. Kecuali jalanan di bukit yang sudah dibuat tangga-tangga, meskipun masih tanah yang dipasak dengan potongan kayu. 

Begitu juga kolam yang terbentuk, baik di Leuwi Ce'pet maupun Leuwi Li'euk. Pembatasnya batunya tidak tampak adanya campur tangan manusia. 

Khusus di Leuwi Li'euk hati-hati terutama bagi Anda yang tidak bisa berenang di ujung kolamnya sangat dalam, Saya kesana pas musim kemarau saja dalam kolamnya mencapai 3 meter. Boleh juga tuh kalau bawa pelampung atau rompi renang.

termenung menikmati surga yang tersembunyi, yang bernama Leuwi Li'euk

salut pada warga pengelola yang sigap membersihkan sampah-sampah yang ditinggal pengunjung. Meskipun belum ada tempat sampah permanen, sampah terlihat ditempatkan dikarung-karung bekas.

Saking sigapnya, ketika Saya berenang air mineral dibotol yang masih tersisa setengah, Saya letakkan di antara bebatuan. Ketika kembali sudah tidak ada, nampaknya sudah dirazia sama pengelola dan masuk ke tempat sampah.

Sekedar himbauan, jika Anda berkunjung ke sini. Buang sampah pada tempatnya atau bawa kembali sampah anda. Jangan pakai  sabun atau sampo atau bahan kimia yang lainnya yang berpotensi mencemari air dan lingkungan Leuwi Li'euk yang masih alami dan asri.

#JangancemariLeuwiLieuk!



0 komentar:

Post a Comment