Sodong, Mata Air Berkah

Sodong dipercaya sebagai berkah tersendiri bagi penduduk di sekitar mata air yang terletak di daerah Ligar Mukti, Bogor. Buktinya adalah mata air ini tidak pernah kering meskipun di tengah musim kemarau seperti sekarang ini. Di saat daerah lain sudah mulai kehilangan air bersih, mata air Sodong malah bertambah besar debit airnya.
Keceriaan anak-anak sodong, tiap hari bisa berenang .. 

kayaknya anak sodong past bisa berenang

Mata air Sodong adalah hulu sebuah sungai, airnya keluar daridalam tanah di bawah sebuah bukit kapur/karang. Karena penasaran Saya cek ke atas bukit barangkali masih ada sungai di belakang bukit itu, hehehhe.. dan memang tidak ada. Ini yang menjadi ciri khas dan daya tarik mata air Sodong.

Dari mata air ini, sebelum airnya jatuh ke sungai di bawahnya dibendung membentuk kolam pemandian. Airnya dingin menyegarkan, dengan dasar bebatuan berlumut. Hati-hati agak licin lantai dasar alaminya. Sayang banyak sampah plastik berserakan di dasarnya. Di kolam pemandian inilah yang terlihat sangat asyik buat anak-anak dijadikan wahana bermain.

Rute Perjalanan


Selasa 25 Agustus ini, Saya ditemani sesama PNS (Pekerjaannya Nggowes Sepeda) dari Kranji yang tidak mau disebutkan namanya memulai perjalanan seperti biasa dari tikum Situ cibeurem - Grandwisata menempuh rute Nawit, di pertigaan Nawit ambil kanan menuju pertigaan Cibucil.

Dari pertigaan Cibucil ini, ambil belok kanan ambil arah ke Cileungsi. Setelah itu di pertigaan Cipeucang ambil kiri menuju Desa Klapa Nunggal. Di jalan Klapa Nunggal selanjutnya ambil kiri lagi menuju desa Ligar Mukti. Jangan sungkan untuk bertanya, sepertinya semua orang di sana tahu di mana Mata Air Sodong.

Letaknya tepat di pinggir jalan dari arah Klapa Nunggal ada di sebelah kanan jalan. Kolam pemandiannya di batasi dengan jembatan. Kalau hari kerja seperti saat Saya berkunjung ini, gratis mulai dari masuknya sampai ke parkirannya. Tapi, katanya sih kalau hari libur ada tiket masuk yang mesti dibayar. 

si kucing liar sampai juga di Sodong

Sendal Jepitku sudah merasakan segarnya air Sodong

Perjalanan berangkat via Cibucil menempuh jarak sekitar 35 km. Dengan kondisi trek datar dengan sedikit tanjakan landai, kecuali menjelang mata air Sodong, diselingi tanjakan lumayan sadis.

Studi Alam Genta Buana


Sekitar jam 2 siang, setelah puas menikmati mata air Sodong dan kok ya kelamaan di sana jadi ngantuk. Kami memutuskan menuju pulang. Kami sempatkan mampir di Studio alam Genta Buana, itu loh .. tempat shooting film atau sinetron silat! 
Studi alam Genta Buana

Letaknya di sebelah kiri jalan saat Kami berangkat tadi. Terlihat sangat megah di tengah hamparan sawah. Perjalanan pulang menempuh rute yang berbeda. Di pertigaan Klapa Nunggal kami ke kiri menuju Cileungsi, rute pulang ini lebih dekat sekitar 30 km, dengan kondisi trek aman .. praktis tidak ada tanjakan yang berarti dan didominasi oleh aspal yang lumayan bagus kondisinya.

Save Sodong !!!


Ada pemandangan yang Saya sedih melihatnya. Mata air Sodong berair jernih, sayang di hulunya saja sudah dicemari oleh deterjen, pemutih, dan sampah-sampah plastik yang terlihat jelas di dasar kolam pemandiannya.

Bapak-bapak itu membawa cucian se mobil bak penuh, kemungkinan dari persewaan tenda pernihkahan. Bau khas pemutih menusuk tajam ...

ibu-ibu lagi pada nyuci

Pencemaran ini bersumber dari aktifitas warga yang mencuci dengan deterjen dan pemutih. Sayang sekali, hiks... sedih lihantnya. Harusnya bisa lebih bijak, dengan membuat sanitasi khusus untuk keperluan mencuci dengan filter untuk memurnikan kembali air sebelum dibuang lagi ke sungai setelah mata air Sodong.

#savesodong
#thecurughunter

2 komentar: