Sepeda TandIne

Jika Anda orang bekasi atau pernah ikut Car Free Day [CFD] yang rutin diadakan setiap hari minggu di bilangan pemda Kota Bekasi, mungkin Anda pernah melihat sepeda unik ini. Sebuah sepeda Tandem tapi beroda tiga. Nah loh ..!
sepeda tandem tandine .. rodanya 3, kalo tandem pabrikan biasanya rodanya tetap dua ..

Hmm .. jadi ngebayangin, gowes santai bareng orang yang kita cintai bisa istri atau anak. Ikutan CFD atau fun bike yang digowes adalah sepeda tandem, pasti tambah mesra, tambah kompak dah .. hehehe..!

Tapi dijamin Anda hanya bisa melihatnya di sekitaran Bekasi, Jatiasih atau arena CFD Bekasi yang diadakan di Jl. A. Yani sampai Summarecon. Ya betul, Sepeda Tandine ini adalah sepeda rakitan atau home made alias DiY. Adalah Om Achmad Priyadi yang membuatnya. Merupakan dua sepeda utuh yang disatukan, yang dihilangkan hanya komponen ban depan dari sepeda yang di belakang.


Tandine kepanjangan dari TANdem IndoNEsia, di klaim oleh pembuatnya sebagai yang pertama dibuat dengan konsep sepeda tandem tapi beroda tiga. Hmm.. keren ya, so pasti, yang buat Tandine seorang insinyur ternyata, oalah pantesan aja .. !


Kelebihan sepeda TANDINE, berdasarkan test drive pribadi :


1. Lebih ringan 


  • Diperlukan tenaga yang lebih ringan untuk mengayuhnya, karena masing-masing dapat mangayuh secara bebas, sistim transmisi terpisah. Sedangkan di sepeda tandem biasa sistim transmisi menyatu sehingga tidak bisa merubah gear sesuai keinginan masing-masing.
  • Apabila salah satu pengendara tidak mengayuh baik yang didepan ataupun yang dibelakang, tidak akan memberatkan salah satunya. 
  • Untuk membawa penumpang / membonceng, juga terasa lebih ringan. Karena beban di bagi ke ketiga roda, sedangkan di sepeda tandem biasa maupun di sepeda roda dua biasa terasa lebih berat karena beban di bagi hanya di dua roda.

2. Lebih rileks


  • salah satu pengendaranya dapat beristirahat apabila lelah atau mengayuh bergantian. 
  • Sistim transmisi di sepeda TANDINE adalah rantai terpisah, sedangkan di sepeda tandem biasa sistim transmisi rantainya menyatu. Jadi apabila salah satu pengendaranya tidak mengayuh/pura-pura mengayuh, maka beban kaki yang tidak mengayuh akan memberatkan kepada yang mengayuh.

3. Mudah bongkar-pasang

  • apabila ingin dikembalikan ke sepeda biasa (roda dua) sangat mudah. Karena cukup hanya melepas gandengan dan garpunya untuk dipasangkan ke roda aslinya.  

4. Lebih Kuat

  • dari sepeda tandem roda 2, Karena frame/batangan terpisah

5. Lebih ekonomis

  • tidak perlu lagi membeli sepeda tandem apabila sudah  mempunyai 2 (dua) buah sepeda roda dua biasa

6. Ramah Lingkungan, Ecofriendly, atau go green

  • tidak perlu membuang sepeda lama anda (re-use/re-cycle), atau membeli sepeda tandem baru

7. Unik

  • menjadi pusat perhatian karena belum ada yang punya.

Kendala :


  • Sejauh ini tidak / belum di temukan kendala yang berarti, hanya diperlukan sedikit adaptasi bagi yang sudah bisa mengendarai sepeda roda dua biasa.
Kayaknya ngebayangin aja susah ya dapat feelnya .. simak nih video sepeda Tandine


Oke, udah dikupas tuntas mengenai sepeda Tandine, oya.. om Achmad Priyadi menerima pesanan loh jika Anda tertarik ingin memiliki sepeda Tandine. Silahkan kontak langsung ke Beliau. Ini Kontak personnya ..

Achmad Priyadi

Handphone (Call only) : (062-021) 99083421 &  08881497113.

Alamat rumah & Email : 
Griya Asri Jatibening  no : 1,  Rt/w : 02/04, Jalan SDn Jatikramat VI, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jaiasih,  Bekasi 17412.


Terima kasih untuk om Epi yang sudah mengizinkan Saya untuk membuat ulasan tentang sepeda Tandine di blog ini ..

ditulis ulang dari : http://tandemindonesia.blogspot.com/


1 komentar: