Dengkul Tua

Memulai aktifitas gowes setelah melewati usia emas untuk ukuran olahraga, ternyata menyisakan beberapa masalah. Waktu, keuangan, atau Dengkul, misalnya. Sedangkan, salah satu modal utamanya adalah dengkul. Kalo dengkul bermasalah, terganggulah aktifitas gowes.
deker dengkul
Deker dengkul 
Bersepeda itu menyenangkan, dan yang semakin membuat menyenangkan adalah ketika bersama kawan sehobi gobar bareng ke tempat yang keren. Curug semisal, huf.. pasti tambah seru. Tapi sayang, destinasi seperti itu dari Bekasi tidak ada yang dekat. Harus menyebrang ke tetangga sebelah, Bogor atau Karawang. Jaraknya sekitar 60 km paling dekat  bonusnya tanjakan.

Deker 

Dan, untuk jangkauan sejauh itu memerlukan modal dengkul yang kuat. Hadeh, ini  dia masalahnya, Dengkulku mulai berasa nyeri ketika jarak gowes mencapai di atas 30 km.
deker
deker
Kalau memperhatikan pemain volly banyak memakai deker seperti gambar di atas, Kira-kira kegunaannya adalah untuk terapi lutut atau mengurangi nyeri dengkul [kata google]. Nah, Pagi tadi test pakai deker. Tapi berhubung, belum punya dan masih lebaran toko olahraga juga masih pada nutup, bikin sementara dari kaos kaki yang dipotong ujungnya.

Test gowes Rumah - Fly over Cileungsi - PP, Jam 9 pagi berangkat dari rumah. Menempuh jarak PP sekitar 40 km tanpa ada jeda istirahat, hasilnya lumayan.. biasanya nyeri di dengkul sebelah kanan tapi kali ini nyeri itu berkurang banyak, gowesan lebih nyaman. Sampai di rumah lagi yang berarti setelah gowes full 40 km nyeri itu ga terlalu berasa. Itu baru pakai deker dari kaos kaki bekas, mungkin kalo pakai deker beneran yang pasti lebih bagus kualitasnya akan terasa kegunaannya.

Untuk pengobatan dari dalam, salah satu teman goweser menyarankan konsumsi suplemen  Glucosamine - Chondroitin. Tapi kok harganya .. weleh serem, mahal om. Kayaknya bisa disubtitusi pake yang lebih alamiah dan murah meriah, ceker ayam, hahahha..!

So .. bagaimana kondisi dengkul Anda ?



0 komentar:

Post a Comment