FARID AHMAD si ONTELIS SEJATI

Kalo disebut goweser, mungkin mas yang satu ini ga merasa. Karena mas [dipanggil mas karena dia nih orang jawa] ini ga pernah bergabung dengan komunitas goweser manapun, hehehe... Yang menjadi Aku tertarik menukil kisah perjalanannya keliling nusantara adalah karena yang dipakai untuk keliling itu adalah sepeda.
di Gunung Lauser - Aceh [17 Agustus 2014]





Selama ini sering ngintip perjalanannya, menjadi silent reader di facebook si Tole. Update status mengenai kisah perjalanannya dari satu kota ke kota lain selalu menggugah rasa, haru, ngiri, salut, dll campur aduk. Padahal, dari dulu pengin loh nyobain keliling nusantara, tapi ga cukup "GILA" seperti si Tole. Yah.. ketika Aku chat dengan beliau ini meminta izin untuk mengangkat kisah ini di blog beliau menyebut biasa dipanggil Tole. Ini link FB-nya https://www.facebook.com/M.Nurfaridin?fref=nf.
Farid Ahmad [Tole] ... Goweser Sejati ...

Menurut pantauan di FB si Tole sekarang sedang berada di sekitar Sumbawa, melanjutkan kisah petualangannya di tahun 2014 yang menyelesaikan rute gowes dari ujung Aceh sampai ke Jawa.
Siap siap otw labuhan lombok, , terus malam nyebrang sumbawa,,
Setelah ritual pemasangan tanduk dari ketua suku gunung kembar selesai...

Mungkin mengundang perdebatan, Goweser sejati pantas disematkan ke si Tole dengan sepeda ontel tua itu bisa menorehkan cerita panjang, sepanjang rute gowes yang kalo saja si Tole pake cyclo computer sudah ribuan kilometer yang tercatat di oddometernya.

Dan, tanpa perlu teori-teori mengenai RD-FD, atau model sepeda yang nyaman khusus untuk turing, sadel yang ga bikin panas [maaf] pantat, atau handlebar dan handgrip yang tak membuat kebas tangan, atau jenis ban yang neko-neko. Hanya dengan modal sepeda tua itu, dengkul, dan yang salut semangat dan nyali yang luar biasa. si Tole sanggup membuat tertegun, membuat nyata apa yang orang lain dianggap tidak mungkin.


Aku tidak bermaksud mengejek atau merendahkan tungganan yang dipakai si Tole, jelas untuk sebuah perjalanan yang panjang seperti yang dilakukan si Tole, diperlukan Sepeda yang prima dan pasti si Tole sudah mempersiapkan dengan baik. Aku hanya ingin bilang, apapun sepedanya yang penting gowesnya. Dan ckckckkck,  gowes sendirian ribuan kilometer di daerah asing adalah hal "GILA" dan hanya "orang GILA" yang sanggup melakukannya.


Pantaslah si Tole digelari GOWESER SEJATI atau kalo diliat jenis sepedanya gelar yang cocok adalah "ONTELIS SEJATI"


stay CRAZY si Tole .. and Tuhan melindungi petualanganmu .. aaamiiin !

#gowesforhealth

0 komentar:

Post a Comment