Episode Melawan Kemalasan

Sudah 2 hari ini , selalu ada alasan untuk menunda NR. Ah, besok lagi deh! Semakin lengkap alasan hari ini, setibanya setelah "Quality  Time" bareng keluarga sore tadi. Kepala terasa berat, mungkin ini efek dari nonton Jurassic World dari deretan ke-2 di 21Cineplex. Gile, Hari senin gini bioskop masih penuh aja.

Tapi kali ini tidak, kali ini berhasil melawan karakter dasar manusia, malas! Bergegas berganti jersey dan perlengkapan gowes malam, mulai melaju gowes demi gowes. Ah, paling sakit kepala ini karena darah yang ga lancar mengalir ke kepala.


Keluar dari rumah baru jatuh pilihan rute gowesnya, lampu merah Grandwisata ambil kanan menyusuri kali malang mentok sampai arteri tol cibitung kiri memutar ke jalan raya Cikarang - Bekasi, lalu masuk di pertigaan pemda sebelum lampu merah Kompas. Lalu memotong kali malang melintas di kampung Pekopen tembus Grandwisata finish di rumah. skitar 15 km lebih. Cukuplah untuk berkeringat.

Berkeringat adalah salah satu mekanisme tubuh untuk membuang panas karena aktifitas. Berkeringat karena olahraga akan memompa jantung mengedarkan darah lebih cepat dan paru-paru pun akan menyedot dan mengeluarkan udara lebih banyak. Nah inilah alasan memilih gowes untuk membuang sakit kepala tadi sore. Mungkin saja ada sirkulasi darah di sekitar kepala yang kurang lancar. Seperti tanah merah yang menempel di ubin, bila hanya diguyur dengan air segayung akan masih banyak sisa tanah yang menempel. Berbeda bila disemprot dengan air bertekanan kencang, tanah yang menempel itu akan hanyut bersih terbawa. Sama seperti itu, kotoran yang membuat pusing kepala ini akan terbawa oleh darah yang mengalir lebih kencang karena di pompa jantung lebih kencang pula.

Berharap setelah cape gowes 15 km malam ini, badan akan minta jatah tidur cepat dan besok bangun dengan fresh, sesegar embun pagi.

#gowesforhealth

0 komentar:

Post a Comment